terjemah oleh: Fauzil Mubarak Ibn Usman
Banyak issue yg simpang siur dalam hal ini, oleh karena itu marilah kita tinjau, apakah benar sebagaimana dugaan sebagian orang? Dan bagaimanakah menolak pendapat mereka?.
Al-jawab min iddati wujuh:
Pertama:
Dlm alquran tidak disebutkan tentang umur dan masa hidupnya iskandar zulkarnain.
Kedua:
Bahwa Zulkarnain yang disebutkan dalam al-Quran bukan Iskandar The Great yg membangun kota Iskandaria, yang hidup selama 33 tahun, sebagaimana disebutkan dalam kitab-kitab Nasrani, dan hidup tahun 323 SM.
Adapun Iskandar yg disebutkan dalam al-Quran hidup di zaman Nabi Ibrahim Khalilullah, bahkan orang mengatakan masuk islam Iskandar ditangan Nabi Ibrahim Alaihi Salam, dan menunaikan ibadah haji dengan berjalan kaki, akan tetapi berbeda pendapat Ulama tentang apakah dia seorang Nabi ataukah seorang hamba yang shaleh?, sekaligus para Ulama sepakat bahwa Iskandar Zulkarnain merupakan hamba yg saleh yg taat kepada allah dan mengEsakan Allah Ajja Wa jalla
As-sawab :Tawaqquf (berhenti) disitu tanpa meninjau lebih lanjut, sebagaimana dalam riwayat Hakim dan Baihaqi:
وما أدرى أتبع نبيا كان أم لا , وما أدرى ذا القرنين نبيا كان أم لا . رواه الحاكم والبيهقي وصححه الألباني فى صحيح الجامع.
Ketiga:
Dan sesungguhnya perbedaan antara Iskandar, seorang hamba yg shaleh dengan Iskandar the great suatu hal yang maruf di antara Ulama, sebagaimana yang telah dipaparkan Oleh Ibn Katsir dalam kitab Bidayah wa Nihayah, jilid 1/493:
â€diriwayatkan dari Qatadah: Iskandar Zulkarnain, ayahnya kaisar pertama, dan anak dari Sam Bin Nuh Alaihi salam.
Sedangkan Iskandar kedua merupakan anak dari Filibs….Ibn Rumi Ibn Al-asfar Ibn Yaqaz Ibn Al-ish Ibn Ishak Ibn Ibrahim Al-Khalil, demikian yang telah dinyatakan oleh Al-Hafidh Ibn asakir dalam kitabnya Tarikh, terkenal dengan sebutan Iskandar the great, yang telah membangun kota Alexandria dimasa kejayaan Roma, dan perbedaan masa dengan Iskandar pertama sangat jauh, Iskandar the great hidup dimasa romawi 300 SM, bahkan filosofis Aristoteles sebagai mentrinya, dialah yg telah membunuh Dara Ibn Dara dan Azal, seorang raja Persia kemudian mengusai Negara mereka.
Kami memberitahukan masalah tersebut dikarenakan banyak orang menyangka bahwa mereka berdua adalah orang yang sama, dan yang disebutkan dalam alquran adalah Iskandar yang menterinya Aristoteles, dengan demikian merupakan kesalahan besar dan kesesatan luar biasa, karena Iskandar yang pertama adalah hamba yang shaleh dan taat, sedangkan yang kedua merupakan seorang yg syirik dan sesat, dan menterinya seorang filosof, kemudian jarak waktu dan masa diantara keduanya 2000 tahun, maka dimana orang memahami ini itu sedangkan mereka berdua tidak sebanding dan tidak serupa satu dengan yang lainnya kecuali bagi orang-orang bodoh yang tidak mengetahui kebenaran dan hakikat permasalahan. Demikian ungkapan Ibnu Katsir Rahimallah dalam kitabnya Al-Bidayah wa Nihayah.
Banyak diantara kita yang belum tau akan hal diatas, dengan demikian akan mudah bagi non muslim untuk mengacaukan akidah kita, sehingga tersesatlah ke jurang yang dalam
Al-jawab min iddati wujuh:
Pertama:
Dlm alquran tidak disebutkan tentang umur dan masa hidupnya iskandar zulkarnain.
Kedua:
Bahwa Zulkarnain yang disebutkan dalam al-Quran bukan Iskandar The Great yg membangun kota Iskandaria, yang hidup selama 33 tahun, sebagaimana disebutkan dalam kitab-kitab Nasrani, dan hidup tahun 323 SM.
Adapun Iskandar yg disebutkan dalam al-Quran hidup di zaman Nabi Ibrahim Khalilullah, bahkan orang mengatakan masuk islam Iskandar ditangan Nabi Ibrahim Alaihi Salam, dan menunaikan ibadah haji dengan berjalan kaki, akan tetapi berbeda pendapat Ulama tentang apakah dia seorang Nabi ataukah seorang hamba yang shaleh?, sekaligus para Ulama sepakat bahwa Iskandar Zulkarnain merupakan hamba yg saleh yg taat kepada allah dan mengEsakan Allah Ajja Wa jalla
As-sawab :Tawaqquf (berhenti) disitu tanpa meninjau lebih lanjut, sebagaimana dalam riwayat Hakim dan Baihaqi:
وما أدرى أتبع نبيا كان أم لا , وما أدرى ذا القرنين نبيا كان أم لا . رواه الحاكم والبيهقي وصححه الألباني فى صحيح الجامع.
Ketiga:
Dan sesungguhnya perbedaan antara Iskandar, seorang hamba yg shaleh dengan Iskandar the great suatu hal yang maruf di antara Ulama, sebagaimana yang telah dipaparkan Oleh Ibn Katsir dalam kitab Bidayah wa Nihayah, jilid 1/493:
â€diriwayatkan dari Qatadah: Iskandar Zulkarnain, ayahnya kaisar pertama, dan anak dari Sam Bin Nuh Alaihi salam.
Sedangkan Iskandar kedua merupakan anak dari Filibs….Ibn Rumi Ibn Al-asfar Ibn Yaqaz Ibn Al-ish Ibn Ishak Ibn Ibrahim Al-Khalil, demikian yang telah dinyatakan oleh Al-Hafidh Ibn asakir dalam kitabnya Tarikh, terkenal dengan sebutan Iskandar the great, yang telah membangun kota Alexandria dimasa kejayaan Roma, dan perbedaan masa dengan Iskandar pertama sangat jauh, Iskandar the great hidup dimasa romawi 300 SM, bahkan filosofis Aristoteles sebagai mentrinya, dialah yg telah membunuh Dara Ibn Dara dan Azal, seorang raja Persia kemudian mengusai Negara mereka.
Kami memberitahukan masalah tersebut dikarenakan banyak orang menyangka bahwa mereka berdua adalah orang yang sama, dan yang disebutkan dalam alquran adalah Iskandar yang menterinya Aristoteles, dengan demikian merupakan kesalahan besar dan kesesatan luar biasa, karena Iskandar yang pertama adalah hamba yang shaleh dan taat, sedangkan yang kedua merupakan seorang yg syirik dan sesat, dan menterinya seorang filosof, kemudian jarak waktu dan masa diantara keduanya 2000 tahun, maka dimana orang memahami ini itu sedangkan mereka berdua tidak sebanding dan tidak serupa satu dengan yang lainnya kecuali bagi orang-orang bodoh yang tidak mengetahui kebenaran dan hakikat permasalahan. Demikian ungkapan Ibnu Katsir Rahimallah dalam kitabnya Al-Bidayah wa Nihayah.
Banyak diantara kita yang belum tau akan hal diatas, dengan demikian akan mudah bagi non muslim untuk mengacaukan akidah kita, sehingga tersesatlah ke jurang yang dalam
kitab al-masihiyyah fil mizan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar